|
Laporan Dewan Komisaris
Para Pemegang Saham yang terhormat,
Dewan Komisaris menilai kinerja Direksi dalam mengelola Perseroan pada tahun 2009 telah membuahkan hasil yang positif kendati menghadapi berbagai tantangan dan perubahan selama tahun pelaporan. Tahun 2009 memang merupakan tahun yang penuh dinamika dalam perspektif makro ekonomi dan industri yang memerlukan perencanaan matang, langkah cermat dan solusi tepat.
Pada tahun tersebut, perekonomian Indonesia, termasuk negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik tidak lepas dari dampak resesi global yang mulai terjadi sejak akhir tahun 2008 lalu. Namun demikian, bersama beberapa negara di kawasan Asia, seperti China dan India, Indonesia mampu luput dari kontraksi perekonomian, dan hanya mengalami pelambatan pertumbuhan. Naiknya kembali permintaan dan harga berbagai komoditas utama seperti minyak kelapa sawit, batu bara dan migas serta kuatnya permintaan domestik membuat GDP Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 4,5% dibandingkan GDP tahun 2008 yang tumbuh sebesar 6,1%.
Pada akhir tahun 2009, indikator makro ekonomi juga menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia berada pada kondisi yang lebih mantap dan siap berkembang lebih lanjut di masa mendatang. Tingkat inflasi terjaga pada angka 2,8% dari sebelumnya 11,1%, dan suku bunga rujukan berada pada tingkat 6,5%, dari 9,25% di awal tahun. Sementara itu, nilai tukar mata uang Rupiah ditutup pada posisi Rp9.400/US$ dari Rp10.950/US$ di akhir tahun 2008. Pasar modal Indonesia pun mencatat prestasi yang mengesankan, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada posisi 2.518,9 atau naik 85,8% dari posisi 1.355,4 di akhir tahun 2008, dan merupakan salah satu kenaikan indeks yang tertinggi di dunia.
Kinerja Perseroan
Pada tahun 2009, Perseroan mampu mencatat kinerja yang baik. Nilai penjualan konsolidasi Perseroan meningkat 5% menjadi Rp29,24 triliun, diikuti peningkatan laba bersih menjadi Rp3,82 triliun, naik 43% dari tahun sebelumnya. Laba bersih per saham pun meningkat 30% menjadi Rp1.147 dari posisi Rp884 pada tahun sebelumnya.
Peningkatan nilai penjualan tersebut diraih di tengah penurunan volume penjualan alat berat nasional dari 9.684 unit menjadi 6.644 unit (perkiraan). Penurunan tersebut terjadi karena banyaknya konsumen alat berat yang menunda bahkan membatalkan rencana pembelian alat berat akibat kurang kondusifnya kondisi perekonomian. Namun demikian, pangsa pasar alat berat Komatsu yang didistribusikan Perseroan tetap memimpin pada posisi 47%, dari 45% di tahun 2008, diikuti dengan peningkatan angka pendapatan layanan purna jual hingga 23% dari Rp2,93 triliun ke Rp3,60 triliun.
Sejalan dengan antisipasi atas peningkatan kebutuhan batu bara sebagai sumber energi domestik maupun global, PT Pamapersada Nusantara (Pama) yang berkiprah di bidang jasa penambangan batu bara mencatat kinerja terbaiknya di tahun ini, melalui produksi 68,0 juta ton batu bara dan 598,0 juta bcm pemindahan tanah. Hasilnya, nilai pendapatan unit usaha Kontraktor Penambangan pada tahun 2009 meningkat 33% menjadi Rp15,42 triliun dari Rp11,62 triliun di tahun sebelumnya.
Unit usaha Pertambangan mencatat penurunan volume penjualan batu bara akibat perlambatan pasar ekspor yang terkena dampak perekonomian dunia, sehingga membukukan penurunan nilai penjualan, pada angka Rp2,84 triliun. Hal yang menggembirakan adalah telah selesainya pembangunan infrastruktur di PT Tuah Turangga Agung (TTA) yang diakuisisi Perseroan pada tahun 2008. Kesiapan ini akan mendukung rencana TTA untuk menjalankan produksi komersialnya pada tahun 2010.
Selama tahun pelaporan, Dewan Komisaris dan Direksi secara teratur mengevaluasi dan merumuskan kembali rencana-rencana strategis Perseroan, mencakup penetapan serangkaian target dan positioning dalam industri alat berat dan penyediaan sumber daya energi. Perseroan juga telah menetapkan serangkaian program dan strategi untuk menjamin pencapaian target tersebut. Kinerja operasional dan upaya tersebut disambut oleh para investor dan pelaku pasar modal, sehingga harga saham Perseroan pada akhir tahun 2009 mencapai kisaran Rp15.500 per saham, atau melampaui tingkat harga pada penutupan tahun 2008 sebesar Rp 4.400 per saham.
Pengawasan dan Penilaian atas Kinerja Manajemen
Sesuai dengan amanat Anggaran Dasar Perseroan, kami selaku Dewan Komisaris senantiasa melaksanakan tugas pengawasan terhadap kepengurusan yang dijalankan oleh Direksi serta memberikan rekomendasi yang dipandang perlu demi memastikan tercapainya tujuan Perseroan. Dalam menjalankan tugas tersebut, kami senantiasa melakukan koordinasi intensif dengan seluruh Direksi dan komite-komite fungsional yang terdiri atas Komite Eksekutif, Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Komite Audit.
Melalui koordinasi, pengawasan dan pemberian rekomendasi tersebut, Perseroan terbukti mampu membukukan kinerja yang memuaskan. Dewan Komisaris sangat menghargai upaya dan keberhasilan Direksi dalam menjalankan amanah dan menerapkan strategi operasional sesuai dengan rekomendasi dan pengarahan Dewan Komisaris.
Perlindungan Lingkungan dan Tanggung Jawab Perusahaan
Dewan Komisaris mengamanatkan Direksi untuk senantiasa memelihara kelestarian lingkungan, mengutamakan keselamatan kerja dan melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan seiring dengan kegiatan operasi Perseroan. Oleh karena itu Dewan Komisaris mengamati dengan seksama implementasi program Astra Green Company dan Astra Friendly Company yang dilaksanakan oleh Direksi, bahkan memberikan saran dan pandangan terkait implementasi program-program tersebut. Dewan Komisaris mendukung penuh keputusan pelaksanaan sistem pengelolaan keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan terakreditasi oleh Direksi. Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan terakreditasi SMK3, OHSAS 18001:2007, ISO 14001:2004 dan ISO 9001:2008, merupakan prasyarat sekaligus pembanding program serupa yang dijalankan Perseroan. Dengan demikian, program-program ini tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan dan pemenuhan regulasi, melainkan merupakan bentuk komitmen nyata Perseroan bagi terpeliharanya lingkungan dan keselamatan kerja bagi karyawan, masyarakat maupun generasi yang akan datang.
Dewan Komisaris juga mendukung penuh pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial. Pendirian UT School, adalah salah satu program yang patut terus dikembangkan dan merupakan salah satu bentuk peran serta Perseroan dalam upaya mencerdaskan bangsa sekaligus menciptakan kaderkader yang handal dalam dunia alat berat.
Perubahan Komposisi Komisaris dan Komite Audit
Pada tahun pelaporan ini telah terjadi perubahan kepengurusan Dewan Komisaris Perseroan. Terhitung sejak tanggal 15 Desember 2009, Bapak Hagianto Kumala, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan. Perseroan menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas peran dan kiprah kepemimpinan beliau dalam jajaran Komisaris Perseroan selama ini.
Pada Komite Audit juga terjadi perubahan kepengurusan dengan telah selesainya masa tugas Ibu Siti Nurwahyuningsih H. sejak 31 Mei 2009, untuk kemudian digantikan oleh Bapak Candelario A. Tambis. Perseroan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Siti Nurwahyuningsih H. atas dedikasi dan jasa-jasanya sebagai Komite Audit dan mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Candelario A. Tambis.
Ucapan Belasungkawa
Pada kesempatan ini, mewakili seluruh jajaran manajemen dan karyawan Perseroan, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Michael D. Ruslim, pada 20 Januari 2010. Kami akan selalu mengenang jasa kepemimpinan beliau sebagai Presiden Direktur PT Astra International Tbk dan Wakil Presiden Komisaris Perseroan. Budi pekerti beliau yang rendah hati, dan akrab dengan karyawannya, merupakan teladan bagi kita semua.
Penutup
Menghadapi tahun 2010 Dewan Komisaris dan Direksi telah menyelesaikan Rencana Kerja tahun mendatang yang berisi serangkaian target dan program kerja. Dengan latar belakang perekonomian yang cenderung membaik, Dewan Komisaris yakin Direksi mampu memenuhi target-target tersebut, sebagaimana telah dibuktikan melalui prestasinya selama tahun pelaporan.
Menghadapi tahun mendatang, Dewan Komisaris berpesan agar Direksi tetap memberikan perhatian lebih pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Proses transformasi people, process dan infrastructure harus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjadi landasan yang kokoh bagi Perseroan.
Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan terima kasih kepada para anggota Komite Fungsional yang telah membantu Dewan dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan sepanjang tahun. Penghargaan yang tulus juga saya sampaikan kepada para Pemegang Saham, Pelanggan, Mitra Usaha dan seluruh Karyawan Perseroan atas dukungan dan kerjasama yang baik. Dengan landasan finansial dan operasional yang kokoh, disertai strategi usaha yang mantap dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami yakin Perseroan akan mampu meningkatkan mewujudkanvisinya untuk menjadi Solution Driven Company.
Prijono Sugiarto
Presiden Komisaris
|
Annual Report 2009
Annual Report 2009 (English / Indonesia)
|
|
Annual Report 2008
Annual Report 2008 (English / Indonesia)
|
|