
Kegiatan panen bawang merah sebanyak 4 ton bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Makmur Sentosa di Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
Tuban, 2 Juni 2026 – PT United Tractors Semen Gresik (UTSG), salah satu anak usaha PT United Tractors Tbk (UT), bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Makmur Sentosa Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, berhasil mengembangkan program budidaya bawang merah yang menghasilkan sekitar 4 ton bawang merah berkualitas dengan nilai tebasan mencapai Rp120 juta pada musim panen tahun ini.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi pertanian desa yang dilakukan secara terencana dan kolaboratif mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Dengan harga jual mencapai Rp30.000 per kilogram, hasil panen bawang merah Desa Karanglo mendapat respons positif dari para pengepul dan pedagang karena kualitasnya dinilai baik dan memenuhi standar pasar.
Direktur BUMDes Karya Makmur Sentosa Desa Karanglo, Nurhadi, menyampaikan bahwa capaian panen kali ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari petani, pengurus BUMDes, pemerintah desa, hingga dukungan dari UTSG.
“Alhamdulillah, pada musim panen kali ini kami berhasil memperoleh hasil sekitar 4 ton bawang merah dengan kualitas yang sangat baik. Seluruh hasil panen telah ditebas pembeli dengan nilai sekitar Rp120 juta. Ini menjadi bukti bahwa usaha pertanian yang dikelola secara serius mampu memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Nurhadi.
Sementara itu, Pendamping Desa Tenaga Pendamping Profesional (PD TPP) Kecamatan Kerek, Bisrul Khaufi, turut mengapresiasi keberhasilan yang dicapai melalui kolaborasi antara BUMDes, masyarakat, dan sektor swasta dalam mengembangkan potensi desa.
“Panen bawang merah ini menunjukkan bahwa potensi desa dapat dioptimalkan melalui kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, BUMDes, dan sektor swasta. Hasil yang dicapai bukan hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi praktik baik dalam pengembangan usaha desa berbasis sumber daya lokal,” ungkap Bisrul.
Dukungan UTSG dalam program ini diwujudkan melalui pendampingan budidaya, penguatan kapasitas petani, serta kolaborasi bersama pemerintah desa dan BUMDes dalam mengembangkan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Keberhasilan panen bawang merah ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan komoditas pertanian unggulan lainnya di Desa Karanglo. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara UTSG, pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.