Metode

Metode
10%

Keberhasilan membangun kinerja melalui kompetensi dimulai dengan meletakkan fondasi metode pembelajaran secara formal, porsinya adalah 10% dari total alokasi waktu pembelajaran. Metode edukasi 10% meliputi In Class Training, Workshop, Seminar, Konferensi, Kelas Virtual, Webinar, E-Learning, dan Guided Reading.

20%

Paska training formal, pengembangan SDM dilanjutkan dengan Social Learning. Alokasi waktu pembelajaran adalah 20%. Metode social learning meliputi platform kolaborasi, coaching, mentoring dan counseling.

70%

Experiential Learning dilakukan untuk memperlancar kompetensi yang diperoleh dengan metode edukasi dan social learning. Alokasi waktu pembelajaran sebesar 70% meliputi metode On-The-Job Experience, Rotasi, Promosi, Observasi, Shadowing, Project dan Penugasan Lintas Fungsi.